Fathi Yazid Attamimi
6 Agustus 2015
--------------------------------------------------
Pertempuran sengit menggetarkan segala penjuru bukit batu ini. Grup Ansharusy Syam memutar ke punggung lawan lalu menyerang dari belakang. Sedangkan ratusan pasukan khusus Jabhatun Nushrah menuruni 12 punggungan gunung, Menapaki lembahan, Lalu meluncur dengan tali dari tebing demi menghantam Nushairiah tepat di bawah hidungnya !
Pasukan gabungan Ahrarusy Syam berikut FSA membuka pintu kota. Sekelompok Turkistani yang berperang seperti kelaparan berlarian dari satu bangkai mobil ke bangkai mobil lainnya. Merunduk-runduk dibawah bebatuan dan pepohonan ketika secara teratur terus mendesak benteng lawan, Menembakkan peluru AK-47 nya dengan tertib dan terarah, Menjadi legenda pada pembebasan kota Jisr Syughur ini !
Sedangkan syaikh Abu Ja'far menuntun beberapa kendaraan offroad 4WD menaiki jalan setapak yang kecil licin. Anggotanya beliau pilih sendiri, Terdiri dari para supir offroad handal yang teruji di medan curam pegunungan Jabal Turkman. Setiap mobil hanya membawa sedikit pasukan tapi beratus-ratus senjata berat. Mulai Doshka 14mm, Doshka 23mm, Bahkan Shilka dan beberapa baterai anti pesawat lainnya. Masih ditambah belasan roket RPG serta puluhan BKC
Tugas beliau cuma satu :
Dropping senjata tepat di depan deretan pos musuh !
Malam dingin setelah hujan lebat sore sebelumnya menambah berat medan. Beberapa mobil nyaris terguling. Maka strategi macam pendakian gunung salju beliau terapkan : Tandem dua mobil diikat jadi satu ! Itupun masih ada satu dua mobil meledak mesin, Berasap kebul mengebul dari kap depan !
Jarak lurus yang hanya sekira 30km ditempuh mulai pukul 11 malam sampai nyaris subuh ! Padahal target semula hanya 2 jam lalu menunggu pasukan infantri jalan kaki mencapai titik pertemuan
AlhamdulIllah setengah jam sebelum matahari terbit seluruh komponen penyerbuan telah lengkap. Mobil, Mujahidin, Senjata berat, Bahkan beberapa motor trail ikut berkumpul. Menatap beberapa titik di depan. Unsur surprise belum hilang karena grup mujahidin dibawah sebagai pengalih perhatian masih setia mengkonsentrasikan serangan
Punggung markas musuh samar-samar terlihat. Dalamnya menyala-nyala, Percik mesiu yang terbakar menerangi gelap malam ketika isinya dilesakkan ke arah mujahidin. Pos puncak bukit yang selama tiga hari ini menghambat pergerakan mujahidin sungguh merepotkan ! Menewaskan belasan pemberani yang mendatangi negeri ini demi hidup mulia atau syahid fiisabiilIllah !
Mulanya syaikh Abu Ja'far masih menunggu momentum. Sayangnya dengus napas singa-singa Allah di kiri kanannya mulai menebar kepul putih di udara. Suhu pasca musim dingin masih sangat tinggi, Terlebih lagi hujan baru saja turun
Beliau melihat pengukur cuaca
14 derajat celcius !
Menunggu lebih lama bisa menewaskan pasukannya !
Detik-detik terakhir menjelang penghabisan beliau curahkan sepenuhnya untuk Allah. Sebagai syaikh yang juga mujahid, Ini bukan pertempuran pertama tapi jelas yang paling berat ! Mungkin saja tak ada lagi esok baginya
Maka tepat ketika adzan subuh menggema beliau perintahkan gelombang tembakan menghujani lawan. Peluru-peluru Doshka 23mm sebesar kentang Bandung menjebol tembok bungker lawan. Disusul Shilka, Yang pelurunya lebih besar dari dua lubang hidung saya yang memang sudah besar ini, Ikut campur merepotkan Nushairiah. Lalu rentetan AK-47 ga mau ketinggalan juga mencari-cari kepala serta dada lawan. Kaget diserang dari belakang, Nushairiah kalang kabut ! Akhirnya tak ada lawan yang tersisa di bungker itu. Bertumbangan satu-satu disiram peluru !
Syaikh Abu Ja'far masih hidup sampai hari ini. Tugas pertama beliau AlhamdulIllah sukses. Kemajuan mujahidin bertambah pesat setelahnya, Meski seluruh kota baru dikuasai 90 hari kemudian
Besoknya beliau kembali bertempur selama total tiga bulan, Hingga akhirnya kota Jisr Syughur yang alotnya luar biasa itu bersih dari manusia-manusia penyembah Bin Saba'
Kami yang mengunjungi Jisr Syugur menapaki tiap lantai dan aspalnya penuh khidmat. Jengkal kota seluruhnya dibasahi darah para syuhada. Ratusan mereka syahid (InsyaAllah) disini. Bukan demi merebut kota, Tapi demi merebut kembali kejayaan Islam yang kemarin dihinakan musuh-musuhnya !
-------------------------------------------------
Rek Donasi Suriah dan Rohingya
Suriah
- MANDIRI : 900 0019 330 720 a.n IKRIMAH (Kcp. Katamso, Yogyakarta)
- BCA : 1691 967 749 a.n IKRIMAH (Kcu. Ahmad Dahlan, Yogyakarta)
- BRI : 0029 0110 999 7500 a.n IKRIMAH (Kcu. Cik
- BNI : 0317 563 523 a.n IKRIMAH (Kcp. Parang Tritis, Yogyakarta)
Rohingya
BRI : 0178 0100 6069 504 a.n Said Anshar
JazakumUllah khairal jaza
Allah Yubaarik fiikum wa fii maalikum
Ditiro, Yogyakarta)
6 Agustus 2015
--------------------------------------------------
Pertempuran sengit menggetarkan segala penjuru bukit batu ini. Grup Ansharusy Syam memutar ke punggung lawan lalu menyerang dari belakang. Sedangkan ratusan pasukan khusus Jabhatun Nushrah menuruni 12 punggungan gunung, Menapaki lembahan, Lalu meluncur dengan tali dari tebing demi menghantam Nushairiah tepat di bawah hidungnya !
Pasukan gabungan Ahrarusy Syam berikut FSA membuka pintu kota. Sekelompok Turkistani yang berperang seperti kelaparan berlarian dari satu bangkai mobil ke bangkai mobil lainnya. Merunduk-runduk dibawah bebatuan dan pepohonan ketika secara teratur terus mendesak benteng lawan, Menembakkan peluru AK-47 nya dengan tertib dan terarah, Menjadi legenda pada pembebasan kota Jisr Syughur ini !
Sedangkan syaikh Abu Ja'far menuntun beberapa kendaraan offroad 4WD menaiki jalan setapak yang kecil licin. Anggotanya beliau pilih sendiri, Terdiri dari para supir offroad handal yang teruji di medan curam pegunungan Jabal Turkman. Setiap mobil hanya membawa sedikit pasukan tapi beratus-ratus senjata berat. Mulai Doshka 14mm, Doshka 23mm, Bahkan Shilka dan beberapa baterai anti pesawat lainnya. Masih ditambah belasan roket RPG serta puluhan BKC
Tugas beliau cuma satu :
Dropping senjata tepat di depan deretan pos musuh !
Malam dingin setelah hujan lebat sore sebelumnya menambah berat medan. Beberapa mobil nyaris terguling. Maka strategi macam pendakian gunung salju beliau terapkan : Tandem dua mobil diikat jadi satu ! Itupun masih ada satu dua mobil meledak mesin, Berasap kebul mengebul dari kap depan !
Jarak lurus yang hanya sekira 30km ditempuh mulai pukul 11 malam sampai nyaris subuh ! Padahal target semula hanya 2 jam lalu menunggu pasukan infantri jalan kaki mencapai titik pertemuan
AlhamdulIllah setengah jam sebelum matahari terbit seluruh komponen penyerbuan telah lengkap. Mobil, Mujahidin, Senjata berat, Bahkan beberapa motor trail ikut berkumpul. Menatap beberapa titik di depan. Unsur surprise belum hilang karena grup mujahidin dibawah sebagai pengalih perhatian masih setia mengkonsentrasikan serangan
Punggung markas musuh samar-samar terlihat. Dalamnya menyala-nyala, Percik mesiu yang terbakar menerangi gelap malam ketika isinya dilesakkan ke arah mujahidin. Pos puncak bukit yang selama tiga hari ini menghambat pergerakan mujahidin sungguh merepotkan ! Menewaskan belasan pemberani yang mendatangi negeri ini demi hidup mulia atau syahid fiisabiilIllah !
Mulanya syaikh Abu Ja'far masih menunggu momentum. Sayangnya dengus napas singa-singa Allah di kiri kanannya mulai menebar kepul putih di udara. Suhu pasca musim dingin masih sangat tinggi, Terlebih lagi hujan baru saja turun
Beliau melihat pengukur cuaca
14 derajat celcius !
Menunggu lebih lama bisa menewaskan pasukannya !
Detik-detik terakhir menjelang penghabisan beliau curahkan sepenuhnya untuk Allah. Sebagai syaikh yang juga mujahid, Ini bukan pertempuran pertama tapi jelas yang paling berat ! Mungkin saja tak ada lagi esok baginya
Maka tepat ketika adzan subuh menggema beliau perintahkan gelombang tembakan menghujani lawan. Peluru-peluru Doshka 23mm sebesar kentang Bandung menjebol tembok bungker lawan. Disusul Shilka, Yang pelurunya lebih besar dari dua lubang hidung saya yang memang sudah besar ini, Ikut campur merepotkan Nushairiah. Lalu rentetan AK-47 ga mau ketinggalan juga mencari-cari kepala serta dada lawan. Kaget diserang dari belakang, Nushairiah kalang kabut ! Akhirnya tak ada lawan yang tersisa di bungker itu. Bertumbangan satu-satu disiram peluru !
Syaikh Abu Ja'far masih hidup sampai hari ini. Tugas pertama beliau AlhamdulIllah sukses. Kemajuan mujahidin bertambah pesat setelahnya, Meski seluruh kota baru dikuasai 90 hari kemudian
Besoknya beliau kembali bertempur selama total tiga bulan, Hingga akhirnya kota Jisr Syughur yang alotnya luar biasa itu bersih dari manusia-manusia penyembah Bin Saba'
Kami yang mengunjungi Jisr Syugur menapaki tiap lantai dan aspalnya penuh khidmat. Jengkal kota seluruhnya dibasahi darah para syuhada. Ratusan mereka syahid (InsyaAllah) disini. Bukan demi merebut kota, Tapi demi merebut kembali kejayaan Islam yang kemarin dihinakan musuh-musuhnya !
-------------------------------------------------
Rek Donasi Suriah dan Rohingya
Suriah
- MANDIRI : 900 0019 330 720 a.n IKRIMAH (Kcp. Katamso, Yogyakarta)
- BCA : 1691 967 749 a.n IKRIMAH (Kcu. Ahmad Dahlan, Yogyakarta)
- BRI : 0029 0110 999 7500 a.n IKRIMAH (Kcu. Cik
- BNI : 0317 563 523 a.n IKRIMAH (Kcp. Parang Tritis, Yogyakarta)
Rohingya
BRI : 0178 0100 6069 504 a.n Said Anshar
JazakumUllah khairal jaza
Allah Yubaarik fiikum wa fii maalikum
Ditiro, Yogyakarta)


0 Response to "Offroad Operation "
Posting Komentar