Link Banner

Turis Nyasar

Fathi Yazid Attamimi
16 Agustus 2015
---------------------------------------------------

Sebagai turis nyasar, Saya punya 2 tugas utama dan 1 tugas tambahan

Tugas pertama berkaitan dengan kemanusiaan. Mulai mengontrol proyek yang sedang berjalan, Merencanakan proyek akan datang, Termasuk juga menentukan penanggung jawabnya

Dulu masa tim Alpha Bravo, Urusan teknis AlhamdulIllah mudah sekali perkaranya. Tim Alpha di Idlib dan Aleppo bertugas dalam hal medis, Termasuk mendatangi garis depan pertempuran. Sedangkan tim Bravo di Latakia, Urusannya menyangkut selain medis. Mulai dari pabrik roti, Sampai nyomblangin mujahidin

Sejak tim Alpha Bravo kelar masa tugasnya selama setahun, Perkara koordinasi jadi agak sulit, Terutama yang di Idlib dan Aleppo. Sebabnya kondisi disana ga stabil apalagi di daerah-daerah yang kami jadikan markas. Sering gonta-ganti penguasa wilayah ! Misal hari ini mujahidin, Besok ISIS, Besok Nushairiah, Besok mujahidin lain lagi, Dst. Ketidak stabilan ini membuat kami harus berulang kali kulonuwun dan direcoki ketika berkegiatan. Maklum gan, Namanya orang pegang bedil padahal basicnya mayoritas bukan tentara sehingga ga punya disiplin dan tata tertib tentara, Dan umumnya daerah operasi militer memang mestinya kacau. Kalau rapi namanya tempat piknik

Tugas kemanusiaan ini secara umum jauh lebih berat daripada tugas selanjutnya : Jurnalistik. Tapi masa kerjanya lebih pendek, Karena AlhamdulIllah Allah sering bantu kita pertemukan dengan orang-orang Suriah yang jujur dan ulet sebagai partner berkegiatan. Jadi rencana apapun pengambilan keputusannya cepat, Tepat, Padat dan fleksibel

Misal kemarin itu rencana mau bikin pesantren. Subuh ada ide, Pagi diobrolin, Siang cari tanah, Sorenya salaman sama pemilik tanah alias udah beli ! Macam lah nggigit buntut kuda : Seketika nt gigit, Seketika pula disepak !

AlhamdulIllah, Itulah pertolongan Allah

Yang jurnalistik ini saya lupa, Ide tulisannya kayaknya pernah saya tulis, Tapi tadi dicari-cari kok ya ga ada. Jadi yowes ini saya tulis lagi

Betulnya saya ga tau status saya ni apa. Dibilang jurnalis, Kok ya bukan. Dibilang bukan, Kok ya kata orang-orang saya ini jurnalis. Apa saya ini jurnalis yang bukan-bukan ? Yang malu disebut jurnalis, Ga punya media pemberitaan kecuali cuma akun pribadi, Tapi sama seorang tokoh media massa Indonesia saya disebutnya jurnalis modern

Ah mbuh lah, Pokoke yang saya tau, Saya memang suka nulis, Tapi lebih suka lagi mbaca. Saking sukanya mbaca, Sekali saya nulis status, Bisa 20 kali status saya itu saya baca sendiri baik sebelum maupun setelah saya posting. Mencari-cari kesalahan ide atau penulisan dan pemilihan kata / kalimat. Kalo misale nyeleneh ya langsung ta hapus, Ga jadi posting, Delet ! Tapi misal kok keliatannya cakep, Ada manfaat, Ya saya posting, Biar dibaca sampean, Terus rekeningnya sekalian sampean isi. Bukan buat saya lho ya...

Nah, Tulis menulis ini adalah cikal bakal sekaligus sarana antum dan saya membantu muslim lainnya. Ide saya sederhana, Yaitu menyebarkan ide tentang membantu muslim lainnya. Dengan penyebaran cerita-cerita itu saya harap antum jadi merasa dekat dengan mereka. Dari kedekatan itu saya harap timbul perasaan memiliki. Dan akhirnya karena sudah merasa memiliki bagai saudara, Tentu mereka ga keberatan mendoakan antum, Dan antum ga keberatan berbagi rejeki dengan mereka

Gitu to ?

Saya ga tau apa metode yang benar dalam melakukan kegiatan jurnalistik abal-abal ini. Yang saya paham, Disini adalah medan perang. Jadi kenapa ga ikutan sekalian ? Iring-iringan manten sama para mujahidin yang gagah itu ke garis depan. Menikmati resiko dan suasana yang sama. Cuma bedanya mereka bawa senjata sedangkan saya bawa kamera

Satu lagi, Mereka mancung, Saya...

Hehehehe...

Hasil dari perjalanan ini sebisa-bisa saya tulis sebagai status. Harfiah status fesbuk, Juga maknawiyah status akherat. Siapa tau, Dan meski malu-malu, Saya terus berdoa semoga Allah membaca status saya ini, Kemudian status saya di akherat nanti Dia samakan dengan para mujahidin pembela agamanya !

Tulis AMIN di kolom komentar dan lihat yang akan terjadi

Gausah kuatir, Antum pun bisa sama dengan mereka, Sama-sama Allah hitung sebagai mujahid. Karena Allah bilang sarana berjihad tu ada dua : "Dan berjihad lah kalian dengan HARTA dan NYAWA"

Jadi, Mari ramai-ramai menjadi MUJAHID, Dengan harta antum, Atau nyawa antum !
---------------------------------------------------

Suka dengan tulisan diatas ? Mau terlibat atau membantu ?
Ingat, Like dan share saja ga menolong mereka
Mari berdonasi ! Kisah diatas ditulis untuk menggerakkan kepedulian kita, Bukan sekedar untuk dibaca, Dilike dan dikoment
Semoga Allah jadikan kita sebagai orang yang jujur dalam niat, Perkataan dan perbuatan

Rek Donasi Suriah dan Rohingya

Suriah (Umum)
- MANDIRI 900 0019 330 720 (Kcp. Katamso, Yogyakarta)
- BCA 1691 967 749 (Kcu. Ahmad Dahlan, Yogyakarta)
- BRI 0029 0110 999 7500 (Kcu. Cik Ditiro, Yogyakarta)
- BNI 0317 563 523 (Kcp. Parang Tritis, Yogyakarta)
Semua atas nama IKRIMAH
- Konfirmasi : Ikrimah 081809406405

Suriah (Khusus kurban)
Perekor domba gemuk besar 250 USD, Sapi 2.000 USD
- BCA 0201251621 (KCP Teluk Betung Lampung)
- MANDIRI 114 000 511 3413 (KC Bandar Lampung)
- BRI 5590-01-010972-53-8 (unit Bandar Agung Lampung)
Semua atas nama DIMAS ADITYO
- Konfirmasi : Dimas Adityo 085758894656

Rohingya
BRI : 0178 0100 6069 504 a.n Said Anshar

JazakumUllah khairal jaza
Allah Yubaarik fiikum wa fii maalikum

0 Response to "Turis Nyasar"

Posting Komentar